Karanganyar – Suasana Ruang Audio Visual Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (9/1/2026) sore, dipenuhi semangat para pecinta literasi. Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Karanganyar menggelar Training Kepenulisan Dasar (TKD) sebagai tahapan wajib bagi calon anggota dan anggota baru.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.30 WIB ini menghadirkan dua narasumber dari FLP Cabang Karanganyar, yakni Farida Yuliati dan Umi Satiti. Keduanya merupakan penulis aktif yang juga berprofesi sebagai guru di Sekolah Luar Biasa (SLB).
Pentingnya Buku Anak
Farida Yuliati, penulis novel Fajar di Lereng Lawu yang saat ini menjabat sebagai Kepala SLB Negeri di Kabupaten Karanganyar, menyampaikan materi tentang penulisan cerita anak. Penulis dengan nama pena Yudhit Sau Han ini juga dikenal lewat karya cerita anak dwibahasa (Indonesia–Jawa) berjudul Tari Bambangan Cakil yang pernah lolos kurasi naskah bermuatan lokalitas dari Balai Bahasa Jawa Tengah.
Dalam paparannya, Farida menekankan pentingnya menulis buku cerita anak karena berkaitan erat dengan perkembangan kognitif, emosional, dan bahasa anak. Menurutnya, buku cerita juga dapat menjadi jembatan untuk mengurangi ketergantungan anak pada gawai. “Membacakan cerita adalah cara sederhana namun efektif untuk membangun komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak,” ujarnya.
Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, guru, dan ibu rumah tangga tampak antusias mengikuti sesi ini. Selain materi menulis cerita anak, peserta juga mendapatkan pembekalan tentang gaya dan genre kepenulisan.
Menulis Bukan Hanya Merangkai Kata
Umi Satiti, pengurus FLP Wilayah Jawa Tengah, dalam materinya menegaskan bahwa menulis bukan sekadar kemampuan merangkai kata, tetapi juga tentang menemukan suara diri dan memilih genre yang tepat. “Setiap penulis memiliki karakter dan kekuatan masing-masing. Tugas kita adalah mengenali dan mengembangkannya,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung meriah dengan interaksi aktif antara peserta dan narasumber. Di akhir sesi, Suyanto selaku Divisi Karya FLP Cabang Karanganyar mengajak peserta untuk berpartisipasi dalam penulisan buku antologi nonfiksi bertema personal branding. Rencananya, buku tersebut akan diterbitkan dan diluncurkan dalam waktu dekat.
Ketua FLP Cabang Karanganyar, Tabah Sulistyo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TKD merupakan gerbang awal bagi siapa pun yang ingin bergabung dengan FLP. Setelah mengikuti TKD, peserta akan dibina melalui program Madrasah Literasi yang akan dilaksanakan di sekretariat FLP Cabang Karanganyar, bertempat di Perpustakaan Masjid Agung Madaniyah Karanganyar.
“Selain pembinaan menulis, kami juga ingin menghidupkan budaya literasi di lingkungan masjid dan mengajak anggota ikut meramaikan perpustakaan,” ujar Tabah.
































