6 Tips Gen Z lepas dari Kebiasaan Mager

0
44

Generasi Z yang lahir antara tahun 1996 – 2009 yang notabenenya sebagai pemuda masa depan bangsa, memang lekat dengan kebiasaan “mager” (malas gerak) dan kaum rebahan. Sungguh tidak produktif karena kebiasaan mager bisa dikatakan hanya membuang waktu sia-sia. Tak lain tak bukan karena yang dilakukan hanya scroll medsos atau nonton video berbagai konten sambil santai-santai rebahan.

Bagi kalian-kalian yang sudah terlanjur mageran dan masuk kategori kaum rebahan harus segera sadar dan memanaj ulang arah hidupnya. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar bisa lepas dari kebiasaan mager dan kaum rebahan. Yuk, simak trik berikut ini.

Pertama, menyadari dulu bahwa waktu sangat berharga. Dengan adanya kesadaran itu, sudah seharusnya penggunaan waktu dilakukan sebaik mungkin. Bahkan ada peribahasa waktu ibarat pedang. Itu artinya kita harus menggunakan waktu sebaik mungkin karena jika kita menyia-nyiakan waktu kita sendiri yang akan celaka. Begitu pentingnya waktu bahkan Allah SWT bersumpah atas nama waktu dalam surat Al ‘Asr.

Kedua, susun ulang target atau cita-cita yang ingin kamu capai. Dengan begitu, kamu akan bisa menghitung waktu dan aktivitas apa saja yang harus kamu lakukan untuk mencapai cita-cita itu. Misalnya kamu harus ambil kursus bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. dari situ kamu akan berpikir betapa berhaganya waktu sehingga jangan sampai disia-siakan.

Ketiga, urutkan prioritas semua aktivitas kamu. Mulai dari penting mendesak, kurang penting kurang mendesak, tidak penting tidak mendesak. Jangan menuruti keinginan untuk buang-buang waktu padahal ada hal penting dan mendesak yang seharusnya diselesiakan segera. Sayang sekali kalau peluang berkembang dan maju hilang hanya karena tidak memanfaatkan waktu dengan baik.

Keempat, aturlah waktu penggunaan gadget. Ketika berjam-jam hanya scroll medsos atau nonton konten itu artinya kamu belum bisa memanaj penggunaan gadget. Gadget hanya sebuah alat jadi jangan sampai diperalat olehnya. Bergaul dengan teman atau tetangga lebih baik dari pada terus mantengin hand phone. Berteman di dunia maya berbeda dengan dunia nyata. Sosialisasi sangat penting agar bisa nyaman dan aman berada di lingkungan tempat tinggal.

Kelima, ikutlah dalam suatu komunitas yang positif. Misalnya komunitas olah raga atau hobi. Komunitas akan memberimu ruang untuk berekspresi dan bersosialisasi. Banyak teman dan memiliki aktivitas yang padat akan mengalihkan perhatianmu dari gadget. Dengan begitu kamu akan asyik dengan hal-hal baru atau rutinitas dengan anggota komunitas yang lain.

Keenam, setelah selesai menyelesaikan suatu pekerjaan segeralah untuk melakukan pekerjaan berikutnya. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Insyirah ayat 7 yang artinya, “Maka apabila kamu telah selesai dari suatu pekerjaan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain.”

Jerih payah orang yang memanfaatkan waktu dengan seefektif mungkin suatu saat akan terlihat hasilnya berupa kesuksesan. Jadi, segeralah buang rasa mager dan lepaskan label kaum rebahan.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here