5 Tips Menjadi Muslim Produktif

0
165

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (Qs. Ar-Ra’d:11)

Allah telah menerangkan dalam ayat tersebut bahwa cita-cita seseorang tidak akan tercapai kecuali dengan berusaha. Ketika kita berusaha maka akan memperoleh keberuntungan dari apa yang diinginkan. Keberhasilan seseorang tidak terlepas dari sejarah kehidupan masa lalunya. Untuk meraih kesuksesan tentu saja tidak mudah. Harus tertanam di dalam diri tekad yang kuat untuk mencapai apa yang diinginkan. Sebagai seorang muslim tentu saja harus selalu meningkatkan produktivitas di dalam dirinya. Seperti Rasulullah SAW dan para sahabatnya yang begitu produktif dalam kehidupannya.

Maka, Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan di dalam diri seorang muslim, antara lain:

1. Miliki Sikap Positif.

Sikap dan perkataan positif memiliki pengaruh besar untuk berbuat sesuatu. Jangan sampai kita selalu berpikiran negatif karena hal itu tentu saja akan menghambat kita untuk menuju ke arah positif.

2. Menghargai Diri Sendiri.

Orang yang selama ini dapat menghargai dirinya sendiri, akan membuatnya termotivasi untuk melakukan sesuatu, karena ia yakin pada potensi dan kemampuan yang dimilikinya akan termotivasi untuk menjadi “seseorang seperti yang kita inginkan”.

3. Tekad Kuat.

Ketika diri memiliki tekad yang kuat untuk mendapatkan sesuatu, pasti tidak ada yang dapat menghalangi gerak langkah kita. Apapun yang ada di depan kita terjang, meskipun ada risikonya. Tekad yang kuat untuk mencapai sukses merupakan faktor yang sangat menentukan dalam proses meraih keberhasilan. Orang sukses itu ada empat kuncinya: URIP, yakni Usaha, Rukun, Iman, dan Percaya diri. Tetapi, kita juga tetap harus menerima masukan dari orang lain.

4. Berani Mengubah Nasib

Sebagai seorang muslim harus bisa membuang jauh-jauh rasa malas di dalam diri sendiri. Harus memiliki pandangan ke depan dan jangan hanya meminta belas kasihan orang. Kalau kerjaannya hanya merenungi nasib saja tanpa ada usah dan doa, tentu saja nasib baik tidak akan pernah berpihak. Nasib seseorang memang sudah digariskan oleh Allah swt., hal ini sudah dijelaskan dalam Surah Ar-Ra’d:11, “Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Ingat! Allah swt., telah berjanji kepada kita agar sebagai makhluk yang paling sempurna di antara makhluk ciptaan-Nya, kita diharuskan untuk selalu berusaha dan jangan pernah menyerah pada suatu keadaan. Sebab, Allah swt., tidak akan mengubah keadaan diri kita kalau kita sendiri saja tidak berusaha untuk mengubahnya menjadi lebih baik.

5. Jangan Pernah Menyerah.

Meski semua terlihat sulit dan berat. Menyerah adalah salah satu cara pasti untuk gagal. Jika kita menginginkan sesuatu, tetapi kita tidak pernah mencoba untuk meraihnya, maka kita termasuk orang yang menyerah.
Kadang kita merasakan semua terlihat sulit. Tidak ada lagi hal yang bisa kita lakukan. Hingga kita sudah menyerah sebelum berperang. Hal yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan kemampuan diri. Belajarlah, berlatihlah, dan mencoba. Jika kita melakukan kesalahan, maka perbaiki kesalahan itu, bukan malah berhenti. Oleh karena itu, kita harus memperkuat motivasi yang ada dalam diri agar selalu produktif dalam menjalani kehidupan.

Kata orang bijak. Jangan menyerah dengan keadaan. Bagaimana pun keadaan, ternyata selalu ada saja yang berhasil. Jadi bukan keadaan yang membuat kita menyerah, tetapi pikiran kita sendiri yang menyerah.

Agus Yulianto
Guru dan Penulis
Tinggal di Karanganyar
Tulisan ini masuk 15 besar lomba penulisan artikel dari Penerbit Quanta Gramedia


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here