Puisi Sajadah Malam

1
264

Sajadah Malam

Kubentangkan doa di sujud malam
melafal asmaMu mengetuk langit
adalah bintang-bintang maafku
berkedip-kedip memujiMu
dalam remang-remang dunia

Butir-butir khilaf meleleh
dari wajah hitamku
mengenang kezaliman diri
hingga aku tak tahu memoles rupa sendiri

Tasbih memutar di jariku
menghitung biji-biji dosa melingkar
yang bersuara sepi di bawah mata bohlam
sedang kedua kaki kulipat
sebagai bentuk penyerahan
segala salah

Di atas sana
Engkau pasti memantau
bagaimana aku yang buta melihat keagunganMu ini
tak henti meminta guyuran ampunan
sebab Engkau tak pernah tidur dalam penjagaanMu

Di ujung permohonan
kubaca doa Yunus berulang-ulang
agar Engkau bebaskan juga diriku
dari ikatan-ikatan kegelapan
atau aku akan berubah sajadah
sepanjang malamku

Sarjo, 24 September 2022

Tangan Langit

Dalam dekapan pertiwi
kau tangan langit penolong sesama raga
jiwamu malaikat kelembutan
menghapus perih mengukir tawa
pada diriku kala terjangkit sakit

Doa-doa berdering di dadamu
ketika tanda-tanda maut memeluk
lalu pasrah menjadi senjata kemunduranku sedang kau teguh
sandarkan segala upaya pada Tuhan

Obat-obat tak henti kau alirkan di tubuh kusutku
sebagai warna cinta pekerjaan mulia
yang kelak terbayar berupa pahala terus mengharum di liangmu
saat nama tinggallah kenangan di bibir pasien-pasienmu

Dan kau tetap menjadi tangan-tangan langit
di sepanjang putaran waktu

Sarjo, 13 September 2022


1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here